Posts

LATONA

Latona*, kekasihku... Mari beranjak ke kampung terpencil sunyi di sana ilalang akar membumi dan hasrat kita pijak menghijau menjunjung musim tiada tentu Latona, kekasihku... Tebangkan daku sebatang jati kumpulkan batu di kali mati dan dirikan aku pondok beratap jerami berdinding gaunmu anggun untuk mentari di malam hari Juga sumur bagi rembulan untuk berkaca biar tak menghilang seperti di bentang samudera Sankt Augustin, den 15 Mai 2012 Vianney Leyn * Nama Latona atau Leto diambil dari mitologi Yunani, yang merupakan putri Titan Phoebe dan Coeus. Zeus memang mencintainya, namun ketika hendak melahirkan anak yang dikandungnya, Zeus meninggalkannya karena takut akan amarah Hera. Seluruh negeri dan pulau itu pun takut dengan alasan serupa sehingga mereka menolak menerimanya dan memberinya tempat tinggal untuk melahirkan sang bayi. Letona terus mengembara hingga akhirnya tiba di sebuah pula kecil mengapung karena tidak memiliki dasar/fondasi. Pulau itu bergerak mengapung ketika angin mene...

Unser Leben ist eine Reise und eine Begegnung

Image
Unser Leben ist eine Reise und eine Begegnung Das Leben ist für mich eine Reise und Begegnung. Wir haben eine größe Reise von Indonesien nach Deutschland –von Armenien nach Deutschland gemacht, um mit den Leuten zu begegnen und kennenzulernen (natürlich Sprache und Kultur). Und heute haben wir auch eine Reise gemacht, von Frankfurt nach Köln und von Bonn nach Köln. Das ist unsere Reise und Begegnung. Das ist unsere erste Begegnung. Es ist wirklich schön und sehr beeindruckt. Von dieser Erfahrung kann ich auch lernen. Begegnung ist immer ein Risiko: werde ich verstanden? Kann ich die anderen verstehen? Werde ich akzeptiert und akzeptiere ich die andere? Diese Frage kommt immer zu mir, wenn ich die andere begegne. Es ist aber kein Vorurteil!!!!! Diese Begegnung ist eine schöne Erfahrung. Und Erfahrungen sind nicht wiederholbar. Aber wir glauben daran, dass wir uns irgendwann und irgendwo wiedersehen können. Auf dem Köln HBF haben uns schon verabschiedet, aber im diesem Abschi...

MONIKEN

Image
MONNIKEN Monniken ... Kau cumbu aku di jalanmu sempit dengan pancaran auramu genit di tiap malam yang hendak terbit Monniken .. Kau bangkitkan rinduku berbelit antara tirai serambi jantung asmaramu merah berderit hendak bebas meliuk pergi tiada menjerit Monniken ... Aku di sayap cintamu terhimpit Tapi tak ingin jadi tawanan cintamu pahit sengit Dengan sisa rindu kita yang hendak pamit Mari terbang ke langit Aku melamarmu malam ini Monnikenstraat - Amsterdam, 22 Juli 2012

ANGIN MUSIM INI

Image
ANGIN MUSIM INI Kekasihku, Angin berarak ke beranda musim ini menyisir mekar bunga merangkai kembang kupu-kupu Angin datang lagi musim ini berkejaran di sepi wajah memunggung angin yang asin menghempaskan aku dan kamu pada hamparan samudera menghalau kita pada tepian seperti ubur-ubur terbawa arus meng-apung Kekasihku Angin musim ini telah datang Peganglah daku kuat Ohhh.. Ragaku di butiran pasir tergambar hanya di hamparannya dan angin datang lagi membawa pergi telunjuk Ombak mengikis lekuk Angin datang lagi membakar serat-serat jiwa dengan nafas yang asin Ohh.. ragaku di antara butiran  pasir tiada terhitung peganglah daku kuat peganglah tubuhku  di bentangan pasir 13 Mai 2012

PERCAKAPAN DENGAN HUJAN

Image
PERCAKAPAN DENGAN HUJAN Rinai hujan kemarin  mengetuk kaca jendela kamarku tapi aku tak mengijinkannya masuk ke dalamnya meski cuma sebentar Pada beningnya mengkristal dalam kelabu Aku berbisik padanya: "Aku rindu mencium matahari, dan ingin memeluk bulan" "Aku pernah mendengar doa seorang rahib pada langit mengajarnya bagaimana menggenggam matahari dengan jari-jari melepuh bagaimana memanggul bulan dengan bahu keropos. Kamu sanggup???? ................. Tapi takut jangan... sesungguhnya rintik rindumu pagi ini akan membersihkan langit musim ini karena orang-orang yang ada di bawah matahri  terus bersungut dan cemberut karena kelamku Di sana engkau akan mencium matahrimu dan merangkul bulanmu..... Setelah meyakinkanku Ia pun pergi meninggalkan basah di ipunggungku.... (Kala cuaca tiada menentu, di suatu Sommer) Vianney Leyn

MAKAM TANPA NAMA

Image
PUSARA TAK BERNAMA Kucipta hening  antara pusara tanpa nama Sematkan duka pada daging menjelma sejarah tiada dupa mewangi Menulis belasungkawa di atas tumpukan tulang tak terbilang meski engkau tak membacanya Dan jiwaku terbantai diam mendengar teriak minta tolong Hati gemetar dipagut rindumu pada nafas dibawa lari Seakan terkubur raga dalam kelam sejarahmu Akhhhh....., kupinta maaf meski selalu terlambat Bukan hanya sejarahmu Sejarah kita, sejarah anak cucu kita meski tahun-tahun perkawinan dan cerai kita sudah kulupa Tapi kita terlahir dari satu rahim sejarah  Biar tak kuulang puisi ini Semua berakhir di atas pusara tak dikenal Di baris doa mengenang, dan ayat-ayat cinta mengalung Berlin, Agustus 2011     Foto: Makam-makam pada sebuah Museum di Berlin        untuk mengenang para  korban yang dibunuh (6 Juta korban)        akibat kekejaman NAZI 1933-1945

MEIN PRAKTIKUM IN WERL

Image
Mein Praktikum auf dem Kartoffelhof Kartoffel ist wichtig in Deutschland und wir kennen dieses Grundnahrungsmittel. In Sankt Augustin essen wir die Kartoffeln. Vieleicht  wissen wir aber nicht wie die Leute, z.B der Bauer, die Kartoffel herrstellt. Meine Arbeit auf dem Kartoffelhof dauerte 13 Tage  und war sehr interesant. Fast 3 Woche arbeitete ich auf dem Karteffelnhof in Büderich – Werl. Obwohl wir mit der Maschine arbeiteten, war es am Anfang schwer für mich. Da ich auch aus der Landwrtschaft komme (mein Vater ist auch ein Bauer), kenne ich die Arbeit auf dem  Kartoffelnhof in Deutschland nicht. In meinem Heimatland arbeitet man nicht mit der Maschine. Manchmal machte ich viele Fehler, wenn es aber langsamer wäre, dann könnte ich mich daran gewöhnen und es würde alles klappen. Als wir die Kartoffel ernteten, waren wir ganz schmutzig wegen des Staubes. Nachdem wir die Kartoffel im Feld geerntet haben, brachten wir sie zu der Sortiertanlage zum sortiere...

SEBUAH PENCAHARIAN

Image
SEBUAH PENCAHARIAN Ketika aku memanggilmu, yang kudengar hanyalah keheningan. Ketika aku mencarimu, yang kutemukan hanyalah bayangan. Ketika aku membelaimu, yang kumiliki hanyalah mimpi Ketika aku mencintaimu, aku memiliki sagalanya...

GERIMIS SENJA

Image
GERIMIS SENJA  Kupahat rindu pada kelam gerimis senja Kurekat keping-keping doa di atap langit basah dan kutemukan dirimu tersenyum pada tirai hujan Dan aku berbisik di antara sahutan suara alam: Ingin slalu kujumpai dirimu di setiap beranda musim Gersang kemarau pun kembang musim semi

DOA

Image
DOA KUPANGGIL NAMAMU  dalam payah jiwamu... Rumah tak bergeming, terhadap adat, engkau memberontak... Mengapa jiwamu resah??? bukankah sgalanya sudah tergaris??? Kelak Cakrawala akan bangun dari peraduannya, tak seorang pun tahu... tak juga kita... DOA tempat kita bersua.

DI MATAMU

Image
DI MATAMU Kuingin jadi cahaya bila gelap pandangmu dan jadi bayangan dalam cahya bola matamu biar kita tetap saling memandang di bawah tarian cahaya dan saling berkaca pada genang air mata Karena sesungguhnya kita ADA dan meNYATA di bawah satu garis cahaya menyatu dalam satu muara meski terkadang kita terpisah dan terbagi dalam aneka liuk aliran Mentari kita satu Samudera kita meyatu

PELANGI DI MATAMU

Image
Pelangi di matamu Ada pelangi di matamu meski air mata menggenang pada lekuk bola mata Rindu ingin ada di sana di matamu...

DI BALIK CAHAYA

Image
DI BALIK CAHAYA Menatap Langit, jauhnya Engkau brada... Ada serpihan dari cahaya terangi Bumi. Tampaknya Engkau mengerti ... Mandikan aku dengan cahaya, menyinari hati ini, teduhkanlah jiwaku ini sejalan bagai air sungai... Bergemalah slalu Laguku... Dibalik Cahaya Ada Engkau..."

RINDU DI UJUNG PENA

Image
RINDU DI UJUNG PENA                                Rindu membasahi jejak malam,                                 yang membuat tiap pujangga  takut gemetar bila melangkahinya  untuk mengabadikan sepotong cerita di ujung pena,  di batas dahaga insan pencinta.  Kukecap rindumu dalam dahaga letih memanggilku

CELEBES

Image
DI TEPIAN DERMAGA Celebes, Kau simpul asa pada tambatan dermaga Selepas buih melerai jemari tangis Lalu, Jatuh di kolom jembatan Pecah pada dinding karang Berenang di antara hempasan ombak Celebes, Malam ini kutambat Mazmur dermaga tiga tali Mencari air mata Yang lupa kulebur di bejana hati Jadi permata pengalung jiwa

REMBULAN

Image
REMBULANKU Lembayung senja mengiris langit yang masih biru Menetes darah ke samudera bergelombang Menggigil ... ...  Dan cahaya menembus malam yang masih muda Di jalan dan di pojok kamarku ... Kenangan bersamamu  adalah puisi terindah dalam hidup Sesaat adalah abadi... Pada angin rindu Kutitip salam buatmu EngkAu Rembulanku

MADONA

Image
Madonna, Kita terus berenang di samudera sepi namun jiwa kita terus bernafas  pada cinta tiada bertepi dan nadi terus berdenyut  dalam rindu tiada henti,  tiada mati... Werl, 18 Juli 2011

Syair Debu

Image
DEBU KENANGAN Fajar menabuh pagi pada selaput kemarau membentang bumi sementara kita masih di bawah debu mencoba meraih antara angin mendesau Wajah terpanggang bertabur debu Bibir mengering dilumat abu Napas tersengal di liang debu Kita merayap masih di atas debu Mencoba lari dari dari roda zaman memburu menggilas nyali Hingga mati jadi debu Ketika belum sempat katakan cinta Kenangan kita pun jadi debu Debu kenangan menyatu di kening dibawa sang waktu dan musim yang berlalu.... Büdderich, 20 Juli 2011

Puisi BungaKu

Image
BUNGAKU Tergores perih pada helai-helai rindu jatuh pada cerita mengarang jadi luka di tepi jalan kenangan                                                                                     Memungut rindu yang tergilas waktu                                                                                     pada jalan yang bernama setia buat kusulam cintamu jadi bunga di tebing karang Engkau bungaku Werl, 16 Juli 2011

Juitaku

Image
Juitaku Juitaku, jangan kau cari aku di masa silamku karena yang kamu temukan hanyalah kekosongan dan tangismu di atas ketiadaan karena kehilangan Orang-orang yang kamu jumpai  pun tak mengenalku lalu kamu pun meratap dengan tangan hampa Carilah aku dalam kekinian Aku ada di sana meski jemari tak sempat menjamah Juitaku, Aku tahu cintamu begitu kuat dari larimu mengejarku dulu menerobos di antara kerumunan orang yang mendengar aku berkata-kata tentang cinta Juga di antara para penyamun yang hendak memotong  nadi cintaku Tapi, Juitaku... jangan dulu kau cium aku dengan bibir yang masih basah karena urat nadiku belum sempurna mengikat kuat cintamu Tapi percayamu telah menjadikan aku milikmu.... Pada Kapellenfest Kapela Sta. Maria Magdalena - Niederbergstraße 19  Juli 2011

Suara: Membacakan Puisi

Image

SAJAK: Kupanggil Namamu Wanitaku (Rendra)

Mengenang Korban Tsunami Jepang

Image
Mengenang Korban Tsunami Jepang Untaian doaku patah pada tepian karang dan tiang layar pun patah menudung aku dan kekasih menggulung rindu hingga ke dasar samudera lalu kita terhempas di atas pasir tiada jejak Kasihku, candi dan lengkung romaneska yang kita bangun dulu dari butiran pasir tidak lagi kulihat dan lukisan bingkai jantung dari telunjuk kita juga tak lagi kutemukan jejak kita berkejaran  lenyap pula Kita kehilangan kenangan kasihku, mari kembalikan rindu ini pada langit dan biarlah kita mati sebagai orang asing Vianney Leyn Sankt Augustin, 14 Maret 2010

SYAIR DI PERAPIAN

Image
                                                                                            DI PERAPIAN  Kubenam langkah yang taklagi pasti terseok-seok pada lelorongan yang telah kuretas lama sudah atas nama sebuah pencaharian dan hasratku terbentur pada palang apimu Katamu tapakku membuncah nanah dari pori-pori ketulian ada kerikil yang masih tertinggal pada lekuk jejak nafas dan labirin manusiawiku tersobek sematan onak Kutekuk kesal pada perisaimu kutanggal hati yang telah koyak kukatup rindu pada diri ingin bersamamu dalam tidur malamku mengejar mimpi malam kemarin yang belum usai dan serat budiku tersangkut pada pucuk-pucuk keterbatasan memahami keagungan cintamu Aku di perapianmu malam ding...

PADA SEBUAH BUKIT

 PADA SEBUAH BUKIT Senja menggurat sunyi pada tikungan kegelisahan nurani mematuk sepi pada ranting musim dingin tiada suara yang singgah di jalan cuma bait puisi yang kugores di daun gugur musim ini terselip di antara butiran salju mengunduk rindu kelopak kembang Berharap angin timur segera datang membelai kata menjelma menatap pucuk ditinggal patah bersama berpeluk rasa berpagut asmara pada bumi berurai Sankt Rupert, Bischofshofen - Österreich 070211

SASTRA DAN TEOLOGI

Image
SASTRA DAN TEOLOGI Vianney Leyn Peminat Sastra, tinggal di Nita Pleat Sastra sebagai suatu hasil kreativitas masyarakat (kebudayaan) tentu tidak dapat dilepas-pisahkan dari konteks hidup suatu masyarakat dimana seorang sastrawan hidup. Jalinan kisah hidup manusia dalam korelasinya dengan kosmos, sesama, diri sendiri dan Yang Ilahi, Pengasal segala sesuatu, entah pada masa lampau, dalam kekinian maupun dalam debar harapan masa depan merupakan satu kesatuan yang membingkai karya penciptaan seorang penyair, novelis, maupun cerpenis. Dengan demikian, apresiasi atas sebuah karya sastra, baik novel, puisi, maupun cerpen tidak boleh mengabaikan unsur ekstrinsik sastra ini di samping menganalisis unsur ekstrinsiknya yang dibahasakan dalam setting/latar (lokus, tempus, dan mood/suasana), plot/alur cerita, tema, penokohan dan berbagai metafor yang digunakan. Sastra dan Teologi Kamus Umum Besar Bahasa Indonesia mengartikan kata sastra sepadan dengan kata bahasa (kata-kata, ga...