Skip to main content

Posts

Showing posts from December, 2014

Heute vor vier Jahren …

Heute vor vier Jahren … Julia, Die neue Kerze auf dem Adventskranz wurde angezündet Dieses Licht heißt „Freude“, oder auf Letein "Gaude", Freut euch! und damit sind wir in die 3. Adventswoche eingestiegen. Zwei andere Kerzen, „Erinnerung“ und „Erneuerung“ brennen noch am Adventkranz. An der brennenden Kerze der Freude denke ich an alle Menschen, denen ich in meinem Leben begegnet bin, mit denen ich mein Stück Freude geteilt habe an alle Erfahrungen, die mir ein Stück Freude bringen aber auch Enttäuschung und Trauer Julia, Heute vor vier Jahren bin ich in Köln-Bonn Flughafen angekommen. Ich erinnere mich an diesen Moment, ja, ein Moment der Fruede über neuen Begegnungen: Begegnung mit kaltem und trockenem Winter, der meine Haut immer spannte, Begegnung mit leise fallendem Schnee, den ich zum ersten Mal in meinem Leben sah und hörte, Begegnung mit neuer Luft und Nadelduft, die ich niemals roch, Begegnung mit fremden Menschen von verschiedenen Ländern und Kulturen Begegnun...

Glühwein* untuk Julia

Glühwein* untuk Julia Julia, Minggu kemarin telah kita nyalakan lilin pertama pada karangan Advent. Itu lilin kenangan. Dengan cahaya lilin ini, kita mengenang orang-orang yang pernah hadir dalam hidup kita, baik yang masih dalam pengembaraan di bumi, maupun yang sudah kembali pulang kepada Sang Empunya Kehidupan. Kita juga mengenang seluruh peristiwa hidup yang telah kita alami pada masa lampau. Dan dalam Momen Anamnesis ini – momen memoria, kita juga dipanggil untuk bermadah syukur atas seluruh masa lalu kita. Untuk orang-orang yang pernah hadir dalam setiap pengalaman hidup, meski itu kecil dan sederhana sekalipun, mari kita ucapkan TERIMA KASIH. Dan hari ini kita buka pintu ke-7 pada Kalender Advent, dengan sepotong pesan yang tersemat pada aroma „Glühwein“, yang pada permukaanya kita bisa berkaca rupa. Satu lilin lagi pada karangan advent dinyalakan: lilin pembaharuan, lilin perubahan. Kita dipanggil untuk membangun jalan pada padang gurun kehidupan kita dan meluruskan padang bela...

KARANGAN ADVENT UNTUK JULIA

KARANGAN ADVENT UNTUK JULIA Julia, Bild: retter.tv Archuvbild Udara musim dingin yang menyelinap di antara rongga-rongga hari seakan menyengat juga dinding pori-pori tubuhku, mengalir dan terus mengalir hingga membuat badan gemetar-menggigil, lalu hanya bisa terbaring di balik selimut yang sudah kusiap di akhir musim gugur. Perasaanku tentang waktu pun tak lagi menentu. Mentari sering telat menyinar pagi; suram dan padam lebih awal di ufuk barat; senja menjadi lebih cepat kelam dan gelap. Lampu pijar yang dibakar pada kumparan Atom-Nuklir itu mulai dinyalakan lebih awal di tiap rumah dan kantor tempat kerja sebelum malam jatuh pada saat yang semestinya. Kegelapan mengitari waktu. Mungkin itu baik juga buat aku untuk perlahan mengumpulkan tenaga pada lama dan gelapnya jam-jam musim dingin, hingga aku tiba pada musim berikut. Benar,bahwa terkadang kegelapan itu tidak membuat kita tidak bisa berbuat banyak, seperti halnya ketika Listrik di kampungku begitu sering pada...