REMBULAN


REMBULANKU

Lembayung senja mengiris langit yang masih biru
Menetes darah ke samudera bergelombang
Menggigil ... ... 
Dan cahaya menembus malam yang masih muda
Di jalan dan di pojok kamarku ...



Kenangan bersamamu 
adalah puisi terindah dalam hidup
Sesaat adalah abadi...
Pada angin rindu
Kutitip salam buatmu

EngkAu Rembulanku

Comments

Popular posts from this blog

DARI ANATOMI TUBUH KE ANATOMI JIWA - MEMBEDAH LUKA GEREJA

PUISI KELANA

Pater Karel: Sri Sumarah yang Soemarah