PERCAKAPAN DENGAN HUJAN


PERCAKAPAN DENGAN HUJAN

Rinai hujan kemarin 
mengetuk kaca jendela kamarku
tapi aku tak mengijinkannya masuk ke dalamnya
meski cuma sebentar

Pada beningnya mengkristal dalam kelabu
Aku berbisik padanya:
"Aku rindu mencium matahari,
dan ingin memeluk bulan"

"Aku pernah mendengar doa seorang rahib pada langit
mengajarnya bagaimana menggenggam matahari dengan jari-jari melepuh
bagaimana memanggul bulan dengan bahu keropos.
Kamu sanggup????
.................
Tapi takut jangan...
sesungguhnya rintik rindumu pagi ini akan membersihkan langit musim ini
karena orang-orang yang ada di bawah matahri 
terus bersungut dan cemberut karena kelamku
Di sana engkau akan mencium matahrimu dan
merangkul bulanmu.....

Setelah meyakinkanku
Ia pun pergi
meninggalkan basah di ipunggungku....


(Kala cuaca tiada menentu, di suatu Sommer)
Vianney Leyn

Comments

Popular posts from this blog

DARI ANATOMI TUBUH KE ANATOMI JIWA - MEMBEDAH LUKA GEREJA

NATAL: INKARNASI LOGOS DAN REINKARNASI MYTHOS (Bagian 2)

PUISI KELANA