Posts

Showing posts from July, 2017

500 TAHUN REFORMASI LUTHER DAN DEMOKRASI

Image
500 TAHUN REFORMASI LUTHER DAN DEMOKRASI* Vianey Lein Mahasiswa Pasca Sarjana Philosophisch- Theologische Hochschule SVD St. Augustin – Jerman Mengingat-mengenang merupakan proses refleksi tentang diri dan dunia dalam pilinan waktu lampau (sejarah atau kenangan), kekinian dan masa akanan. Karena itu aktus mengingat-mengenang bukanlah sekadar arus balik-perjalanan pulang merunut sejarah masa lalu dalam bingkai pengulangan ritual, atau nostalgia yang terbakar rindu atas tumpukan dan deretan cerita yang telah lampau, melainkan sebuah „dialektika berpikir“ kritis dalam pertautan sejarah masa lalu dengan realitas kekinian, hic et nunc, serentak tetap terbuka terhadap harapan futuris. Reformasi Luther Peristiwa historis Reformasi yang dipelopori oleh Martin Luther (1483–1546) akan memasuki 500 Tahun pada 31 Oktober 2017 mendatang. Dalam rangka perayaan lima Abad Jubileum momen bersejerah itu, sejak 31 Oktober 2016 telah diselenggarakan berbagai kegiatan dan aksi. Mengingat-m...

INA WAE

Image
INA WAE Jongkokmu di tepian tiga tungku, masih setia menunggu  Tegakmu di bibir lesung dan tumbuk alu, tegar menghujam sepi bertalu Matamu yang telanjang memungut segala yang sampah di anyam nyiru Dan kau tanak larik-larik doa dalam bejana tanah liat yang rapuh  Ina Wae, kucium bau asap tungku yang purba kudengar koda -mu yang melengking di datar Nuba mencakar-cakar nafasku yang fana  mengeja mei-woran di jauh Sina-Jawa  Kepada Lera Wulan yang empunya Sabda Ina Wae, Ke rahimmu aku ingin pulang, di bawah tudung kewatek  dengan motif tenun   yang lebih puisi  Menyimpan rahasia-rahasia mitis-asali Seperti rindu kita yang berlapis-lapis - tak cukup dianggar belis Ina Wae,  ke kampung jiwa ini kembali ya ke kampung yang sudah tiada halamannya untuk anak-cucu hanya gelisah yang terpahat di bibir lupa yang membisu sembari mencari sisa-sisa nasib di halaman-halaman sajak penuh debu VL 170717 *Ina Wae ...

ERINNERUNGSORTE IM FREMDSPRACHEUNTERRICHT AM BEISPIEL AUSCHWITZ

ERINNERUNGSORTE IM FREMDSPRACHEUNTERRICHT AM BEISPIEL AUSCHWITZ* (Elvin Septiani Sagala) Die menschliche Geschichte ist durch die Erinnerung gekennzeichnet,    die sie mit der Vergangenheit (einem Nicht-mehr) verbindet und ihrem Bewusstsein im Zeitpunkt der Gegenwart (Jetzt) prägt und ihren weiteren Lebensweg in einer Zukunft (einem Späteren oder Noch-nicht) bestimmt. Hier scheint es, dass die Vergangenheit, die Gegenwart und die Zukunft eng verbunden sind. Die Vergangenheit ist nie bloß historisches Faktum sondern fordert die Menschen auf, daran zu arbeiten: wahrnehmen, erkennen, deuten und reflektieren. Das ist ein Prozess der Erinnerung an eine Vergangenheit und dies ist der eine Ausgangspunkt dieser Untersuchung. Am vergangenen 27. Januar 2015 ist international an die Befreiung des Konzentrations- und Vernichtungslager Auschwitz vor 70 Jahren erinnert worden. Zu diesem Jahrestag der Befreiung von Auschwitz fand die NDR-Moderatorin Anja Reschke in ihrem Kommen...

VOM ERINNERUNGSORT ZUM LERNORT: EIN (INTER)KULTURELLE UND GESCHICHTLICHE ANSATZ IM LANDESKUNDEUNTERICHT

VOM ERINNERUNGSORT ZUM LERNORT: EIN (INTER)KULTURELLE UND GESCHICHTLICHE ANSATZ IM LANDESKUNDEUNTERICHT Zum Konzept der Erinnerungsorte von Pierre Nora als Sprach ‐ und Kulturvermittlung in der Landeskunde für Deutsch als Fremdsprache am Beispiel der Gedenkstätte Auschwitz – Birkenau (Elvin Septiani Sagala) Die menschliche Geschichte ist durch die Erinnerung gekennzeichnet,    die sie mit der Vergangenheit (einem Nicht-mehr ) verbindet und ihrem Bewusstsein im Zeitpunkt der Gegenwart ( Jetzt ) prägt und ihren weiteren Lebensweg in einer Zukunft (einem Späteren oder Noch-nicht ) bestimmt.   Hier scheint es, dass die Vergangenheit, die Gegenwart und die Zukunft eng verbunden sind. Die Vergangenheit ist nie bloß historisches Faktum sondern fordert die Menschen auf, daran zu bearbeiten: wahrnehmen, erkennen, deuten und reflektieren. Das ist ein Prozess der Erinnerung an eine Vergangenheit und dies ist der eine Ausgangspunkt dieser Untersuchung.  Am v...

KOPI KEMARAU

Image
KOPI KEMARAU Kau seduh kopi senja ini dengan hujan kemarau Tanpa gaduh di bibir cangkir berkilau Hanya denting sendok di pekat aroma Meliuk   di bening hitam menjelma  Pahit manis diteguk dalam-dalam Biar habis sebelum   malam tenggelam Di ujung hari yang merangkak turun ke dasar cangkir Tiada tersandung di ucap bibir Ach, kau larutkan saja senyummu pada hitam bubuk Dan air yang menggelembung naik Meski jari harus melepuh menyeduh Tetap teguh dengan genggam yang penuh seluruh 12.07.2017 Foto: @ DUDEN - MEV Verlag, Augsburg

NTT: Negeri Tak Terjanji (?) - Exodus Kronis Perantau NTT

NTT: Negeri Tak Terjanji (?) Exodus Kronis para Perantau NTT* Vianey Lein – Perantau di Jerman Gelombang perantauan merupakan fenomena yang selalu berkembang secara dramatis seiring arus globalisasi yang memungkinkan mobilitas tenaga pencari kerja. Pasar ekonomi global yang berkembang pesat membutuhkan lebih banyak tenaga kerja. Itu berarti pengiriman tenaga kerja migran adalah sebuah kebijakan pemerintah yang dilakukan secara sadar atas sebuah persetujuan bilateral ( Memorandum of Understanding ) antara negara pengirim dan negara tujuan yang semestinya menguntungkan kedua belah pihak. Para pekerja migran memberikan kontribusi pada pertumbuhan dan perkembangan ekonomi di tempat mereka bekerja dan juga di tanah air lewat perolehan devisa. Namun kebijakan negara yang cenderung mengedepankan bussines oriented akhrinya mengabaikan aspek HAM, kesejahteraan dan kesalamatan pada TKI. Kita tentu masih ingat kematian tragis yang menimpa Dolfina Abuk, TKW asal Kabupaten Timor Tengah ...