Di Gerbong Kereta
DI GERBONG KERETA Kau cium aku di gerbong kereta senja Melaju atas rel waktu berbalut kabut Antara sepi kita yang bersahut-sahut Nyanyikan rindu tanpa suara Kau cium aku di gerbong kereta senja Dengan peluk yang kian manja Hingga tak dengar tiktok hujan Di kaca jendela memanggil ke awan Katanya ‘tuk memanggul matahari ke bumi Memungut salju di langit gugur Aku menjadi tak mengerti tentang rindumu disini Pada mentari yang hendak tergelincir? Atau salju yang tak lagi gugur? Kita duduk lagi dalam percakapan bisu hingga lupa halte dituju sementara kereta terus melaju Mari kawinkan sepi Cuma untuk mengandung kata Hanya untuk lahirkan puisi Di luar hujan pun terus memanggil Dan kau cium aku sekali lagi Dengan rindu yang kian menggigil SA, 24 Dezember 2012