RENUNGAN MARIA (Vianney Leyn) Pedro, bayi mungil berusia dua minggu itu tampak tentram dalam gendongan Martha Wange, Ketua Solidaritas Perempuan Flores (SPF). Bayi laki-laki itu tentu tidak tahu mengapa dia harus dilahirkan. Tapi dia sudah ada di dunia, lahir lewat bedah caesar di RSUD Ende. Ibu Bayi yang berusia 14 tahun hanya sesekali melirik ke arah bayinya yang digendong Martha. Dia sepertinya melihat ”benda aneh” yang tidak disukainya. Maklum, di usianya yang masih muda, 14 tahun, wanita ini terpaksa melahirkan bayi itu karena bukan dari buah cinta melainkan karena perkosaan. Sang ibu tidak mengakui bayi yang baru dilahirkannya itu karena secara psikologis dia belum siap, apalagi bayi yang dilahirkan bukan dari hasil buah cinta melainkan dengan cara pekosaan. Demikian berita yang dilansir oleh seorang wartawan Koran lokal NTT, Pos Kupang, Senin 17 Mey 2010: ”Pedro, Bayi yang Tidak Diakui Ibunya”. NN.... Wanita muda tadi merupakan salah satu contoh dari sekian banya...