Posts

Showing posts from December, 2020

NATAL: INKARNASI LOGOS DAN REINKARNASI MYTHOS (Bagian 2)

Image
  NATAL: INKARNASI LOGOS DAN REINKARNASI  MYTHOS Suatu Renungan atas Cerpen „Baju Natal Buat Sang Cucu“ karya Silvester Hurit Bagian 2:  Inkarnasi Logos dan Reinkarnasi sosio-politis Kelahiran Yesus – meski dalam kelemahan dan keterbatas di kandang hewan – membawa kegembiraan dan harapan karena Ia adalah Mesias yang dinanti-nantikan „untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin; untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan penglihatan bagi orang-orang buta, untuk membebaskan orang-orang yan tertindas, untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang“ (Luk 4,18-19). Lukisan Natal dalam balutan budaya Sumba. Foto ©FB Jack Umbu Warata Warta dan pemaknaan Natal seperti ini sama sekali tak terpikirkan oleh anak kecil seperti Tala . Bahkan untuk kebanyakan orang di kampung Tala „kegembiraan Natal dan berita pembebasan“ masih terdengar sunyi. Yang terpenting adalah „baju baru“ dan „pesta“ pora natal di lingkungan. Makna perayaan Natal telah ...

NATAL: INKARNASI LOGOS DAN REINKARNASI MYTHOS (Bagian 1)

Image
  NATAL: INKARNASI LOGOS DAN REINKARNASI  MYTHOS Suatu Renungan atas Cerpen „Baju Natal Buat Sang Cucu“ karya Silvester Hurit   Bagian 1:  Inkarnasi Logos dan Rekonsiliasi Manusia – Kosmos Dalam memaknai perayaan Natal tahun 2020 Silvester Hurit menulis sebuah cerpen di mana kisah kelahiran Tuhan Yesus – Isa al Masih, 2000-an tahun silam ditorehkan dalam kehidupan dan pengalaman seorang kakek Ama Tobi dan cucunya Tala ( „Baju Natal Buat Sang Cucu“ , Jawa Pos, 25.12.2020). Dengan plot cerita campuran maju -mundur dan latar waktu masa lampau (sejarah dan mitos) dan masa kini yang disajikan, penulis berusaha memproyeksikan kisah Natal dan perayaannya pada dinding sejarah serta legenda atau cerita mitos dari kampung-kampung di wilayah Lewo Lema. Di sini penulis berhasil merancang sebuah konstruksi „teologi kontekstual“ dengan metode literer, meski ia dalam karyanya tidak menggunakan terminologi teologis-dogmatis seperti inkarnasi logos, teologi inkulturasi, a...

Epidemi Fanatisme: Keberlainan dan Kelainan Dalam (Ber)Agama

Image
  MENYEMBUHKAN EPIDEMI FANATISME Tentang Keberlainan dan Kelainan Dalam (Ber)Agama Oleh: Vianey Soda Lein Tenaga Pastoral pada Keuskupan Erfurt – Jerman Alumnus Philosophisch- Theologische Hochschule SVD St. Augustin, Jerman   Paham radikalisme dan intoleransi adalah sebuah persoalan yang kompleks dan diskursus tentangnya tidak hanya berhenti pada tataran agama maupun politik. Psikologi sebagai sebuah disiplin ilmu juga telah merambah masuk ke dalam ruang diskusi dengan mencoba membedah epidemi „kelainan“ beragama seperti terorisme dengan pisau klinisnya, dengan berusaha menempatkan pelaku entah sebagai personal maupun sebagai entitas sosial sebagai bagian dari sebuah proses „menjadi“. Tesis umum yang menjadi postulat dari telaah psikologis adalah: aksi teror seperti bom bunuh diri merupakan gangguan jiwa. Seperti yang kita ketahui, deretan aksi teror dan alur diskusi tentangnya tidak bisa dilepas-pisahkan dari idelogi sebuah agama. Lantas, apakah agama sungguh bisa ...