Posts

Showing posts from February, 2016

DOA

DOA Tuhan, dengan tangan pucat dan keringat kudesiskan doa yang telah lama kusut tentang cemas dan ragu yang kini mengepung batinku dengan bibir bergemetar kuceritakan kisahku setahun silam tentang perjumpaan dan perpisahan tentang mencari dan menemukan kembali tentang harap dan putus asa Tuhan, Kenapa diam … ??? Sankt Augustin Meindorf, Awal Januari 2016

ZIARAH

ZIARAH Permenungan panjang tentang jalan hidup yang terbentang Antara rumah dan kapela Merenungi halaman-halaman bertabur debu Dan ubin beralas karpet Aku di antara gempuran waktu Dilindas masa silam dan masa depan Dan seperti mentari mengarungi langit dari timur ke barat Kau menantang jiwaku Merengkuh petualangan baru Ya, aku harus turun ke jalan-jalan itu memunguti nasib Di atas gurun salju dan hamparan daun gugur Di antara bongkahan debu kemarau dan bulir hujan Di antara rumahku dan rumahMu: itu ziarahku!

KEPADA JULIA

KEPADA JULIA Julia, Gita Natal „Malam Kudus“ telah kita nyanyikan bersama dawai-dawai musim dingin yang hingga kini belum meninggalkan jejak salju di rahim kota Tirai Tahun Baru juga telah kita lucuti di bawah kembang api yang meleleh bersama aliran darah kita yang teramat dingin hingga ke telaga nurani Tapi aku merasa, sepertinya tidak ada yang berubah di sungai waktu, sebagaimana kata Pengkhotbah: „tak ada sesuatu yang baru di bawah matahari.“ Bukan maksud aku menegasi Filosofi panta rhei kai uden menei-nya Herkleitos yang mendefiniskan perubahan-perubahan di alam semesta: “semuanya mengalir dan tidak ada sesuatupun yang tinggal tetap. Dan seseorang tidak dapat turun dua kali ke sungai yang sama“. Kamu tahu Julia, Hingga detik ini koran-koran terus mengabarkan kematian akibat perang dan teror Gelombang Radio terus memberitakan berbagai krisis yang melanda bumi, mulai dari krisis ekonomi hingga krisis kemanusiaan Siaran televisi juga masih menyajikan peradilan sesat atas nama u...

AIR: SEBUAH TEKA -TEKI

Image
AIR: SEBUAH TEKA-TEKI Vianey Lein Putra Flores – Tinggal di Sankt Augustin - Jerman   Beberapa waktu lalu air menjadi satu wacana penting yang didiskusikan dan diberitakan dalam beberapa pers lokal NTT baik cetak maupun online. Liputan pers tentang realitas masyarakat yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih, kegelisahan akibat penyakit diare sebagai konsekuensi logis dari minimnya persediaan air minum bersih, membangkitkan kesadaran dalam diri, bahwa air saat ini menjadi suatu persoalan yang kompleks. Isu air menjadikan kita semakin paham bahwa alam tidak lagi menyediakan cukup banyak mata air sesuai kebutuhan manusia yang terus meningkat dari waktu ke waktu. Berapa liter air yang diperlukan seorang  Bupati  atau anggota DPRD setiap hari? Mungkin kurang lebih sama dengan kebutuhan seorang petani desa(?) Tentu kebutuhan akan air setiap orang tergantung pada jenis ruangan atau bangunan yang digunakan untuk beraktivitas, seperti rumah tinggal, rumah sa...

PELABUHAN LAUT LARANTUKA

Image
PELABUHAN LAUT LARANTUKA Antara Kebanggaan Wajah Baru dan Etika Pemanfaatan Vianey Lein Warga Flores Timur, tinggal di Sankt Augustin - Jerman   Masyarakat Flores Timur mungkin merasa senang dan bangga dengan wajah pelabuhan lautnya yang telah dibikin indah. Reklamasi pelabuhan laut yang menghabiskan dana sebesar Rp.8 Milyar itu, sebagaimana yang dikemukakan Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Larantuka , Rifai, S.Sos ., diharapkan bisa mengembangkan rute transportasi laut dan membantu masyarakat dalam mendapatkan kebutuhan pokok secara murah dan mudah terjangkau berkat pelayaran tol kapal-kapal barang dari Surabaya (bdk. Pos Kupang, 26 Januari 2016). Sebagai salah satu kesuksesan dalam pembangunan infrastruktur, kita juga patut memberi apresiasi atas kerjasama antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah Flotim. Kepada mereka kita juga berterima kasih. Di sini pelabuhan laut secara tidak langsung didefiniskan sebagai simbol kekuatan dagang dan perek...

PUASA

Image
PUASA P ulang ke dalam diri yang ditandai abu U bah gurun jiwa jadi oase A tau gaduh jadi hening sembahyang S eperti Sang Guru yang mengungsi empat puluh hari empat puluh malam A ntara kekayaan, kuasa, dan jabatan   Sankt Augustin – Jerman, 09. Februari 2016   Gambar: Bing.com

MUJIZAT

Image
  MUJIZAT Pagi-pagi benar seorang ibu berlari ke gerbang istana Ia mencari Sang Tabib Untuk gadisnya yang sedang sakit di rumah gadai Tak ada mobil, kereta atau pesawat terbang Hanya harap yang masih melayang-layang „Putriku sakit keras. Datanglah sebentar menjamah Atau cukup berkata-kata dari jauh Karena hari masih terlalu subuh Maka dia akan segera sembuh“ „Maaf Ibu, saatku belum tiba. Apalagi anggur semalam masih mendidih di ubun-ubun“ Dengan bergusar hati sang ibu kembali Menjumpai putri tidur abadi Sankt Augustin – Jerman, 09. Februari 2016      Gambar: http://sepsurabaya.com/2015/02/menjamah-jumbai-jubah-nya-saja-maka-ia-akan-sembuh/

PERKAWINAN DI KANA

Image
PERKAWINAN DI KANA Para Yang Mulia, datanglah besok ke pesta pernikahan kami karena tempayan-tempayan sudah penuh terisi anggur yang kalian teguk dalam ekaristi setiap pagi „Inilah saat yang kami nanti-nantikan Tapi jangan wartakan kedatangan kami kepada tetanggamu“ Namun misteri perjamuan   kawin itu Segera tersebar luas di seluruh wilayah negeri Dan para penduduk kampung bersungut-sungut „kami kehabisan air“   Sankt Augustin – Jerman, 09. Februari 2016  Foto:  Kapela Biara Trappist di Lamanabi - Larantuka - Flores Timur (by Simon Nany)

DI GERBANG BIARA

Image
DI GERBANG BIARA Kutinggal jejak-jejak rindu Di ubin tua dan lantai kayu Ijinkan kaki menjengukmu lagi Membaca separuh puisi Di kerah jubah dan ensyklopedi Kubawa debumu pada alas sepatu Dan sandal jepit Biar membatu di serat jiwa berbelit Melangkah lagi tak terbirit-birit Hidup ini mencari selalu   Sankt Augustin, 01 November 2015   Terima Kasih untuk lembaga formasi calon imam, yang adalah rumah bagi saya untuk dibentuk dan membentuk diri, rumah untuk belajar memahami arti siang dan malam, menerima masalalu-menyadari masa kini-menangkap mimpi masa depan:   Seminari San Dominggo Hokeng - Flores - NTT Seminari San Dominggo Hokeng, lembah subur di kaki gunung Lewotobi. Empat tahun aku menghirup udara dinginnya dan bersetebuh dengan harum kembang kopi, hingga “benih-benih” 5S-nya yang telah disemaikan dalam diriku bisa berkecambah-bertunas: Sanctitas (kesalehan), Scientia (kecerdasan intelektual),...