Posts

Heute vor vier Jahren …

Image
Heute vor vier Jahren … Julia, Die neue Kerze auf dem Adventskranz wurde angezündet Dieses Licht heißt „Freude“, oder auf Letein "Gaude", Freut euch! und damit sind wir in die 3. Adventswoche eingestiegen. Zwei andere Kerzen, „Erinnerung“ und „Erneuerung“ brennen noch am Adventkranz. An der brennenden Kerze der Freude denke ich an alle Menschen, denen ich in meinem Leben begegnet bin, mit denen ich mein Stück Freude geteilt habe an alle Erfahrungen, die mir ein Stück Freude bringen aber auch Enttäuschung und Trauer Julia, Heute vor vier Jahren bin ich in Köln-Bonn Flughafen angekommen. Ich erinnere mich an diesen Moment, ja, ein Moment der Fruede über neuen Begegnungen: Begegnung mit kaltem und trockenem Winter, der meine Haut immer spannte, Begegnung mit leise fallendem Schnee, den ich zum ersten Mal in meinem Leben sah und hörte, Begegnung mit neuer Luft und Nadelduft, die ich niemals roch, Begegnung mit fremden Menschen von verschiedenen Ländern und Kulturen Begegnun...

Glühwein* untuk Julia

Image
Glühwein* untuk Julia Julia, Minggu kemarin telah kita nyalakan lilin pertama pada karangan Advent. Itu lilin kenangan. Dengan cahaya lilin ini, kita mengenang orang-orang yang pernah hadir dalam hidup kita, baik yang masih dalam pengembaraan di bumi, maupun yang sudah kembali pulang kepada Sang Empunya Kehidupan. Kita juga mengenang seluruh peristiwa hidup yang telah kita alami pada masa lampau. Dan dalam Momen Anamnesis ini – momen memoria, kita juga dipanggil untuk bermadah syukur atas seluruh masa lalu kita. Untuk orang-orang yang pernah hadir dalam setiap pengalaman hidup, meski itu kecil dan sederhana sekalipun, mari kita ucapkan TERIMA KASIH. Dan hari ini kita buka pintu ke-7 pada Kalender Advent, dengan sepotong pesan yang tersemat pada aroma „Glühwein“, yang pada permukaanya kita bisa berkaca rupa. Satu lilin lagi pada karangan advent dinyalakan: lilin pembaharuan, lilin perubahan. Kita dipanggil untuk membangun jalan pada padang gurun kehidupan kita dan meluruskan padang bela...

KARANGAN ADVENT UNTUK JULIA

Image
KARANGAN ADVENT UNTUK JULIA Julia, Bild: retter.tv Archuvbild Udara musim dingin yang menyelinap di antara rongga-rongga hari seakan menyengat juga dinding pori-pori tubuhku, mengalir dan terus mengalir hingga membuat badan gemetar-menggigil, lalu hanya bisa terbaring di balik selimut yang sudah kusiap di akhir musim gugur. Perasaanku tentang waktu pun tak lagi menentu. Mentari sering telat menyinar pagi; suram dan padam lebih awal di ufuk barat; senja menjadi lebih cepat kelam dan gelap. Lampu pijar yang dibakar pada kumparan Atom-Nuklir itu mulai dinyalakan lebih awal di tiap rumah dan kantor tempat kerja sebelum malam jatuh pada saat yang semestinya. Kegelapan mengitari waktu. Mungkin itu baik juga buat aku untuk perlahan mengumpulkan tenaga pada lama dan gelapnya jam-jam musim dingin, hingga aku tiba pada musim berikut. Benar,bahwa terkadang kegelapan itu tidak membuat kita tidak bisa berbuat banyak, seperti halnya ketika Listrik di kampungku begitu sering pada...

00:00 Uhr

Image
00:00 Uhr Um 00:00 Uhr Es war dunkel – Licht war aus Und an den Rahmen deiner Tür kloppte ich „Bist du schläfrig?“ Du sahst mich lächelnd an  „Vielleicht sagt ein kleines Lächeln schon viel“, dachte ich… Aber Spuren deiner Augen verstand ich nicht Das Licht ist wieder an Aber meine Träume sind noch unter Decke begraben Viananey Leyn Sankt Augustin, 21 November 2014

BAIT-BAIT GALAU

Image
BAIT-BAIT GALAU Julia, Senandung rinai hujan di langit November terus menebar aroma dedaunan dan ranting kering dan terkadang membuatku gigil dalam kebasahan aku kewalahan memungut jejak kisahmu yang gugur pada tiap penggalan waktu dan musim yang kau tinggalkan pada tapak-tapak ingatanku Aku tahu, itu mustahil Untuk mengulang kembali kisah itu Seperti dedaunan musim gugur Yang akan didaur kembali menjadi tanah, atau mungkin juga jadi air, api atau pun udara Aku hanya ingin mengurai rasa, ya, lebih tepat mengurai galau-gelisahku Yang perlahan gugur bersama dedaunan Dan jatuh berkejaran seperti rintik hujan Yang terpelanting pada atap rumah, batu, atau kulit orang-orang jalan Gelisah tentangmu, tentang kekasihmu jauh di pulau tentang ibumu yang sering cemberut menohok batinmu dengan kata tentang „anak-anakmu“ yang cacat dan tidak lagi ke sekolah Tentang senyummu Yang mungkin telah...

PUISI DIAM (Untuk mereka yang berDIAM di keabadian)

Image
DIAM Malam ini tanpa bintang, malam penuh kenangan Hanya bulan patah pada jejer  tata surya, malam memoria Malam ini malam sembahyang, dengan larik doa tak terucap Malam ini tanpa suara-tanpa kata, diam mengurai jejakmu Di antara helai daun musim gugur   Diam mengukir wajahmu pada langit malam Diam di tepian nisan yang kubangun di pojok d oa Diam … diam … dan diam …..      Untuk mereka yang berDIAM di keabadian  Vianney L.   02 November 2014                                                                         ...

KENANGAN

Image
KENANGAN Julia, Selepas perpisahan di pantai Ostia, aku terus bergulat dalam rasa dan nalar Tentang semua cerita yang kau tulis di bibir pantai, tentang karang yang menyayat telapak tangan tentang buih yang menggaram luka dan ombak yang menghapus jejak-jejak kaki kita Tentang Tuhanmu di alun-alun Basilika Santo Petrus Tentang harapmu di pancuran mengering Fontana di Trevi Tentang cintamu di Piazza Venezia Semua terasa begitu cepat berlalu - berganti alur Julia, Aku pun baru mengerti tentang pesanmu Yang kau tulis pada helai musim gugur tahun ini Kamu benar, bahwa malam-malamku akan menjadi lebih panjang dan tetes embun di kaca jendela kamar menjadi lebih dingin Apakah ini semata fenomena alam yang bermain pada musim yang bergulir, atau… karena perpisahan yang memenjara masing-masing kita pada ruang dan waktu? Julia, Jujur harus kuakui, bahwa momen perjumpaan yang menggetar jiwa akan meninggalkan jejak-jejak kenangan tiada pupus Perjumpaan itu seperti butir-butir salju yang lembut men...

MUSIKAPOSTEL: Internationale Lieder und Tänzen

Image
MUSIKAPOSTEL: Internationale Lieder und Tänzen Steylermusikapostel im TAK Mönchengladbach/Foto: Altus Jebada Es gab keine richtige B ü hne mit viel und hoher Technik f ü r die Musikanlage, wie sonst bei einem großen Konzert ü blich. Nur Bänke und Tische sind auf dem Gang zwischen Kapelle und TAK (Treffen am Kapellchen) f ü r die Armen, Obdachlosen und Arbeitlosen eingerichtet. Dort traten am 19. Juni 2014 zum zweiten Mal die Musikapostel mit ihren internationalen Liedern und Tänzen in Mönchengladbach auf. Viele Obdachlose und Arbeitlose waren gekommen, die von den Steyler Missionsschwestern eingeladen worden sind. " Vielen Dank f ü r euer Kommen " , sagte Sr. Imelda, SSpS nach dem Auftritt. " Wir sind auch wirklich dankbar f ü r diese tolle Begegnung und froh, dass wir den " kleinen und armen Menschen "   ein St ü ck Freude mitteilen konnten " , dr ü ckte Fr. Tuan Ho seine Freude während des Gespräches mit den Leuten aus. Durch internationale Mu...

Di Pantai Ostia

Image
Di Pantai Ostia Julia, Memandang samudramu lepas Menghempaskan Bola mataku pada pencaharian tiada akhir Mengecap biru lautmu Bagai menggaram luka yang belum kering Mendulang hempasan busa gelombangmu Aku terhempas di tepian Lalu Hanya kutulis namamu di hamparan pasir Tapi seketika dilumat ombak di bibir pantaimu.... Sekali lagi kupanggil namamu dari bibir ingatan yang kian melepuh Julia, Di Ostia kita dibaptis dalam kasih Ketika Rasul Paulus menebar jala di di tepian dermaga Paulus, yang minggu kemarin menuliskan kita sepucuk surat kasih: "hendaklah kamu saling mengasihi. Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri!" Di Ostia kita ceburkan diri, Berbaring-berjemur di hamparan pasir putih Sembari memandang senja yang perlahan tenggelam dengan warna lembayung paling agung Di Ostia kita belajar meratap Bersama Santo Agustinus, yang juga adalah sastrawan itu, Ketika kehilangan Sang Bunda Monika di buritan Kapal Lalu kita bernyanyi bersama ombak: "Kasih ibu kepada bet...

FONTANA DI TREVI

Image
FONTANA DI TREVI* Julia, Malam ini kucoba mencari jejak-jejakmu sunyi di pahatan luka musim berlalu panas dan ganas Di Fontana di Trevi aku mencari jejakmu Wajahmu kucari di antara ribuan koin berserak Juga pancuran itu kering terbakar kapur disiram cahaya rembulan meredup Julia, Ke dasar pancuran aku tak melempar koin Tapi aku akan kembali menjemputmu di Bologna Dengan kecupan sederhana Karena sisa rindu tlah kutambat di gerbang kota yang kian pucat-pekat (Malam, di tepian Sumur-Pancur Fontana di Trevi yang sedang direnovasi.....kecewa... September 2014) *Fontana di Trevi adalah sebuah Sumur-Pancur di kota Roma dengan lebar 20m dan tinggih 26m, di balik Palas atau istana kekaisaran. Ini melambangkan wilayah kekuasaan raja atas samudra. Sumur-pancur ini memiliki daya pikat tersendiri bagi setiap wisatawan. Di dasarnya terlihat banyak koin atau uang logam yang sengaja dilempar para wisatawan, dengan keyakinan bahwa suatu saat akan kembali lagi ke kota abadi itu... Tapi sayang, kali i...

Gapura Jiwa

Image
Gapura Jiwa Julia, Kembali aku membekaskan jejak kaki pada kota tua ini tapi kali ini bukan di atas jalanan batu berdebu Kali ini di atas marmer dan mozaik berabad usia Setiap kali aku melangka, memandang lukisan Sang Maestro ternama pada dinding karang, Juga langit-langit yang tak luput disulap megah, aku merasa seperti ada sesuatu yang membuntutiku Bayanganmu, suaramu, bau tubuhmu menjelma di pigura-pigura berdandan kekaisaran memberi salam dari mulut patung-patung telanjang yang berjejer Kaukah itu, Julia? Tidakkah kau baring di empuk ranjangmu dekat bantai para Gladiaotor? Aku terpaku di antara pilar-pilar marmer memandang alun-alun kudus dijejal sunyi para teolog, mistikus dan nyanyian nihilisme para atheis: Allah telah Mati Dibias khusuk Kaum berjubah dan solek gadis berpakaian mini Dikerumun Tawa wisatawan dan jerit pengemis ya, memandang wajahmu dan wajahku retak di dasar pancuran mengering Julia, lukisan dan patung-patung itu masih berbicara padaku dan mungkin akan terus berka...

Rembulan di atas Colosseum

Image
Rembulan di atas Colosseum Julia, malam ini kususuri lorong tanpa nama di antara bongkahan batu tua tertimbun di bawah cahaya rembulan Mengenang wajahmu pada dinding malam yang sebentar lagi runtuh bersama butiran debu di tepian Colosseum ¨Aku telat datang mencumbuimu di kota tua Sementara rindumu telah kau kuburkan di bawah puing-puingnya ...¨ Julia, Rembulan masih genit merayu Seperti orang Bangladesh itu Menawar selempang buat hidup istri dan anaknya Ingin pula kurayu jiwamu merayakan cinta dan bulan madu di Jalur Gaza Tapi, apakah itu mungkin Sementara rembulan hampir jatuh di balik Colosseum Hanya kudekap malamku yang kian gelisah sambil nyanyikan rindu bersama pengungsi yang kehilangan kampung halaman Suatu Malam, di Tepian Colosseum Roma, 05. September 2014 Vianney Leyn

BRIEF AN GOTT

Image
Sankt Augustin,  Juli 2014 Lieber Gott, Dir einen schönen Guten Morgen, Guten Tag, Guten Abend, oder welche Zeit auch immer es ist, die du hast, in der Du gerade lebst. Denn du bist die Zeit und die Ewigkeit, Alfa und Omega, der Anfang und das Ende. Schon seit langem habe ich dir nicht mehr geschrieben und ich freue mich sehr, dass ich diese Gelegenheit habe, dass ich dir einen Brief schreiben kann. Ich bin sehr dankbar, dass ich mich in den letzten Tagen umgedreht habe, um auf meine Vergangenheit zurückzublicken, um meine Gegenwart spüren zu können und mich auf meine geheimnisvolle Zukunft hin zu orientieren. Tag für Tag, jede Stunde, jede Minute und jede Sekunde, kämpfte ich, alle meine Beschäftigung mit dem Studium auf der Seite zu lassen und alle Probleme und Lasten loszulassen, damit ich frei durch diese schwere Zeit gehen könnte. Und Du weißt, wie schwer es ist, dies Abenteuer aufzunehmen, eine Reise in mich selbst hinein zu machen und ehrlich mit Dir über mich und m...

KRAFT DER MUSIK: ZUR HEILUNG – ZUM HEIL

Sieh den Link: https://drive.google.com/file/d/0B91BE2Wde5h9N1ctVnpjNllaZGs/edit?usp=sharing PHILOSOPHISCH-THEOLOGISCHE HOCHSCHULE SVD ST. AUGUSTIN Seminararbeit: KRAFT DER MUSIK: ZUR HEILUNG – ZUM HEIL Therapeutischer und Theologischer Aspekt der Musiktherapie Seminar Die Bedeutung von Krankheit, Gesundheit und Heilung für den Gottesdienst Dr. Eckhard Jaschinski Wintersemester 2012/13 (im Bereich Praktische Theologie) Von Yohanes Vianey Soda Lein 53753 Sankt Augustin Arnold Janssen Str. 30 Sankt Augustin, im Dezember 2013 Klik Link di bawah ini: https://drive.google.com/file/d/0B91BE2Wde5h9N1ctVnpjNllaZGs/edit?usp=sharing

JUGENDARBEIT UND FIRMKATECHESE

Sieh den Link: https://drive.google.com/file/d/0B91BE2Wde5h9aXc1WTcweV94QTQ/edit?usp=sharing JUGENDARBEIT UND FIRMKATECHESE Seminararbeit: JUGENDARBEIT UND FIRMKATECHESE (Eine Begeisterung für Jugendliche in ihrem christlichen Glauben) Seminar Theorie und Praxis kirchlicher Jugendarbeit Dr. Patrik C. Höring Wintersemester 2012/13 (im Bereich Praktische Theologie) Von Yohanes Vianey Soda Lein 53757 Sankt Augustin Arnold-Janssen-Str. 30 Sankt Augustin  Mai 2014 Klik Link di bawah ini: https://drive.google.com/file/d/0B91BE2Wde5h9aXc1WTcweV94QTQ/edit?usp=sharing

Auf der Donaubrücke

Image
Auf der Donaubrücke Gytha, Regentropfen nagelten mich an die Brücke Es war wirklich kalt und ich war ganz nass Ich weiß, du und viele Menschen hassen Kälte und Nässe Aber ich stand noch einsam auf der Brücke Ich liebe die Donau und ihre grünen Wellen Und mit den Wolken spiegelte ich mich im fließenden Wasser Gytha, Ich liebte die Donau und ihre Wellen bevor ich dich liebte Obwohl man diese Brücke gebaut hat, um die Wellen zu    überqueren, bin ich noch treu, sowohl die Donau als auch die Wellen zu lieben. Sie ist nicht tief, auch nicht gefährlich für unser Leben, wie du in deiner Vergangenheit immer wieder hörtest. Und ich möchte auf dieser Brücke sogar mit dir flirten Bis dieser Sommer vor unserer Augen vergeht. Dir möchte ich auch zeigen und dich lehren,                                                     ...

„GLAUBE ZWISCHEN WEGGEHEN UND WIEDERKOMMEN JESU“

Image
PREDIGT - Dienstag, 27. Mai 2014 (Apg 16, 22-34; Joh 16, 5-11) „GLAUBE ZWISCHEN WEGGEHEN UND WIEDERKOMMEN JESU “ Liebe Schwestern, Liebe Brüder im Glauben an den auferstandenen Jesus, Immer wieder  geschehen in unserem Leben Begegnungen, die uns Freude bringen: Begegnungen mit Familien und Verwandten oder Begegnungen mit Freunden(innen), die wir schon seit Jahren nicht mehr gesehen haben. Bei mancher Begegnung fühlen wir uns vielleicht sehr wohl und wir sind dabei auch froh, weil sie unsere Seele berührt und Spuren einer Erinnerung  hinterlässt, eine unvergessliche Erinnerung, deren Spur nie ganz verweht. In diesem Moment erfahren wir  natürlich Freude und Glück,  so dass wir noch länger bei dieser Begegnung bleiben und uns nicht so schnell voneinander trennen möchten. Aber neben  solchen fröhlichen Begegnungen erfahren wir auch traurige Abschiede, sowohl den erzwungenen Abschied, den wir nicht wollen,  als auch den freiwilligen Abschied, d...