KWI DI PERSIMPANGAN OTORITAS DAN ORIENTASI
KWI DI PERSIMPANGAN OTORITAS DAN ORIENTASI Sebuah Catatan Kaki Sambutan Uskup Emeritus Mgr. Frans Kopong Kung pada Tahbisan Episkopal Uskup Keuskupan Larantuka, Mgr. Hans Monteiro Uskup Emeritus Frans Kopong Kung pada perayaan tahbisan episkopal Mgr. Hans Monteiro, Uskup Keuskupan Larantuka, sejenak memecah alur perayaan liturgis dan menghadirkan jedah reflektif: "KWI harus menjadi kompas moral. Tetaplah menjadi sauh yang menyentuh dasar laut. Kalau kapal KWI mengalami guncangan, jangan sampai tenggelam." Sambutan Uskup Frans tidak hanya berhenti sebagai peristiwa sesaat dalam arus waktu yang sekilas hadir lalu menghilang. Sudah banyak tulisan dan komentar yang mereflesikan lebih lanjut interupsi reflektif sang Uskup – juga Ketua KWI langsung merespon suara profetis Sang Gembala yang telah menuntun Gereja Keuskupan Larantuka selama kurang lebih 22 tahun. Dalam horison persepsi sebagian umat dan rekan imam, Uskup Frans tidak tampil sebagai figur intelektual dalam arti...