PURNAMA CINTA
PURNAMA CINTA Di bawah kibaran purnama kita rayakan cinta Di atas taburan musim gugur membadai Dari pohon-pohon rindu meranggas gigil cemburu kita Dimabuk tumpah gerimis yang kita aduk bersama anggur merah dara Dalam cawan dahaga perantau-pengungsi digadai Quelle: https://www.allmystery.de/i/tcbd3ca_der-erste-kuss.jpg Jangan kau cium di lain tempat, cukup saja di bibir Dari sana mengalir ke muara hati dalam Jangan terlalu terpaksa, tapi juga jangan bebas liar Jangan dengan lidah yang terus diam Jangan sebentar saja, tapi juga jangan terlalu lama Itu menggemaskan, itu membosankan Berisik jangan kau bunyikan, hening kau gaduhkan jangan Berteduh di aliran nafas, bernaung di dekap rasa Jangan terlalu dekat, jangan terlalu jauh Ini bikin gugup, bikin tersiksa Jangan terlalu kering, jangan terlalu basah Jangan terlalu kasar, jangan terlalu lembut Kali ini tak lagi nyasar, tak lagi meleset hingga gigil rindu kita...