Posts

KHOTBAH PAUS FRANSISKUS DALAM MOMEN DOA, ADORASI EKARISTI DAN BERKAT “URBI ET ORBI” DI DEPAN BASILIKA SANTO PETRUS

Image
KHOTBAH PAUS FRANSISKUS DALAM MOMEN DOA, ADORASI EKARISTI DAN BERKAT “URBI ET ORBI” DI DEPAN BASILIKA SANTO PETRUS (VATIKAN) 27 Maret 2020 (Bacaan Injil diambil dari Markus 4:35-41) “Ketika senja datang” (Mrk 4:35). Perikop Injil yang baru saja kita dengar dimulai seperti ini. Selama berminggu-minggu sekarang hari sudah senja. Kegelapan tebal telah menyelimuti lapangan-lapangan kita, jalan-jalan kita, dan kota-kota kita; kegelapan itu telah mengambil alih hidup kita, memenuhi segala sesuatu dengan keheningan yang menulikan telinga dan kehampaan yang menyusahkan, yang menghentikan segala sesuatu yang melintas; kita merasakannya di udara, kita memperhatikannya dalam tingkah laku orang-orang, tatapan yang mereka berikan. Kita mendapati diri takut dan tersesat. Seperti para murid dalam Bacaan Injil, kita terperangah oleh badai yang tak terduga dan bergejolak. Kita telah menyadari bahwa kita berada di perahu yang sama, kita semua rapuh dan bingung, tetapi pada saat yang sama, kita semua ...

DUNIA SETELAH VIRUS KORONA

Image
DUNIA SETELAH VIRUS KORONA (Yuval Noah Harari)*  Umat manusia saat ini sedang menghadapi sebuah krisis global. Barangkali krisis terbesar yang terjadi pada generasi kita. Keputusan yang dibuat oleh masyarakat dan pemerintah beberapa minggu berikutnya akan membentuk dunia beberapa tahun berikutnya. Mereka tidak hanya akan membentuk sistem kesehatan, tetapi juga ekonomi, politik, dan kebudayaan kita. Kita harus bergerak cepat dan penuh keyakinan. Kita juga harus memperhitungkan dampak jangka panjang dari tindakan yang diambil. Manakala kita mencoba memilih sebuah alternatif, kita seharusnya tidak hanya mempertanyakan bagaimana mengatasi ancaman yang terjadi saat ini, tetapi juga dunia apa yang ingin kita tinggali selepas badai berlalu. Ya, badai pasti akan berlalu, umat manusia akan bertahan, banyak dari kita akan tetap hidup — akan tetapi kita akan tinggal di sebuah dunia yang berbeda. Banyak tindakan darurat jangka pendek akan dijadikan pengaturan hidup. Itu adalah...

PANDEMI - COVID 19

Image
PANDEMI - COVID 19 Sejak 11 Maret 2020, Organisasi Kesehatan Dunia, WHO memproklamirkan penyebaran virus Corona COVID 19 sebagai pandemi (pan=semua/segala; demos: rakyat/masyarkat). Bukannya tanpa dasar! Sejak dua minggu terakhir, jumlah orang yang terinfeksi virus Corona COVID 19 di luar Cina naik tigabelas kali lipat. Jumlah negara yang terindikasi terkena virus ini pun naik tiga kali lipat. Sampai 13 Maret 2020 kasus yang sudah diregistrasi berjumlah 132.567. 4.947 darinya dikabarkan telah meninggal. „Tak ada sesuatu pun yang paling ditakuti manusia daripada perjumpaannya yang mendadak dengan sesuatu yang tak dikenal sebelumnya“. Kata-kata yang digoreskan oleh peraih hadiah Nobel Elias Canetti mengawali karya monumentalnya „Masse und Macht“(Massa dan Kekuasaan) ini bergema kembali di tengah semaraknya pandemi COVID 19. Ada tiga hal yang menjadikan virus ini sebagai sebuah momok yang manakutkan: Ketaktransparanan, Kecepatan dan Penularan. Sesuatu yang tak kelihatan, tetapi...

ERNESTO CARDENAL DAN JALAN LIKU TEOLOGI PEMBEBASAN

Image
ERNESTO CARDENAL DAN JALAN LIKU TEOLOGI PEMBEBASAN Vianey Lein – Migran di Jerman Ernesto Cardenal adalah (salah satu) sosok yang begitu menonjol dalam kehidupan dan sejarah pembebasan di negara-negara Amerika Latin, secara khusus di Republik Nikaragua. Di Jerman, sosok imam sekaligus penyair dan tokoh teologi pembebasan yang selalu akrab dengan topi baret di kepala dikenal sebagai simbol figur partai politik kiri ( die Linke ). Oleh karena itu, Ernesto pernah diundang sebagai pembicara pada musyawarah partai die Linke di Rostock-Jerman. Pada tanggal 01 Maret 2020 mantan menteri   kebudayaan pemerintahan Sandinista dan peraih nobel perdamaian pada Frankfurter Buchmesse ( Frankfurt Book Fair ) 1980 meninggal dunia dalam usia 95 tahun oleh karena gangguan pada empedu. Ernesto Cardenal: Imam Penyair dan Teolog Pembebasan Dalam „Epistola kepada Monsinyur Casaldàliga“ Cardenal menulis: „Baru saja seorang jurnalis bertanya: ‚mengapa saya menulis puisi‘?. Atas alasan...

HOMILI HARI RAYA KRISTUS RAJA SEMESTA ALAM

Image
HOMILI HARI RAYA  KRISTUS RAJA SEMESTA ALAM 2Sam 5:1-3/Mzm 122:1-9/Kol 1:22-20/Luk 23:35-43 Sebuah lagu Sikka berbunyi: O Kristus Au Ratu mau niang, o Kristus Au Raja tawa tana. Kristus dinamakan Ratu dan raja, bukan seperti ratu dan raja dalam bahasa Indonesia. Kristus itu Raja semesta alam. Umat Allah dalam Kristus, kitab Samuel berceritera bahwa bangsa Israel sebenarnya tidak punya raja seperti bangsa-bangsa sekitar. Karena Allah adalah satu-satunya raja. Kalau ada raja, bahaya bahwa raja menganggap diri dan disembah sebagai Allah. Tetapi bangsa Israel memaksa Samuel untuk mengurapi Saul menjadi raja pertama. Lalu Daud sebagai raja kedua. Dan raja yang terbesar. Lalu anaknya Salomo. Kemudian kerajaan Israel terpecah dua. Selanjutnuya hanya ada banyak raja yang kecil dan tidak kuat. Maka raja-raja dan bangsa asing datang mengalahkan raja dan bangsa Israel. Akhirnya membawa mereka raja dan rakyat Israel ke pembuangan. Kitab Samuel berceritera bahwa bangsa Israel me...

HOMILI MINGGU I ADVENT

Image
HOMILI MINGGU I ADVENT  Yes 2:1-5 // Mzm 122: 1-9 // Roma 13:11-14a; Mat 24: 37-44 Kata bui yang dalam bahasa Indonesia berarti penjara, dalam bahasa Sikka berarti tunggu. Kita menggunakan kata Adventus dengan arti penantian. Tetapi Adventus itu kata Latin yang berarti kedatangan. Umat Allah dalam Kristus. Di dalam Kitab Suci, khususnya yang disebut nabi Yesaya, umat tunggu Allah yang datang di Bait atau Rumah Allah di Yerusalem. Di dalam rumah-Nya itu Allah tunggu umat dari segala bangsa datang. Bangsa-bangsa itu pergi ke Yerusalem untuk tunggu Allah berikan torat yaitu pengajaran. Allah mengajar umat dengan Sabda-Nya. Umat tunggu bagaimana Allah tunjuk untuk hidup baik. Umat juga tunggu Allah sebagai hakim yang mengadili umat. Allah akan tunjukkan salah dan benar. Terjadi bahwa umat saling buat susah, lakukan kekerasan, perang. Maka Allah ubah semua alat perang menjadi alat pertanian. Alat perang buat luka dan mati. Alat pertanian membawa hasil yang membuat hidup ma...

HOMILI MINGGU KE-2 ADVENT 2019 (IIA)

Image
HOMILI MINGGU KE-2 ADVENT 2019 (IIA) Jesaja 11,1-10 Mt 3,1-12. I dalam bahasa Inggris artinya saya dalam bahasa Sikka artinya kayu. Tana Ai yaitu: wilayah timur kabupaten Sikka dengan hutan dan kayu, sedangkan bagian Sikka yang lain hampir penuh dengan kelapa. Umat Allah dalam Kristus, Yesaya menyebut tunggul yaitu kayu yang sudah ditebang dan yang masih tinggal berdiri. Tunggul itu yang bertunas. Seperti tunas yang tumbuh dengan berbagai kebaikan, begitu juga Roh Tuhan yaitu hidup Allah membawa kebaikan yang lengkap mulai dari memulihkan alam yang rusak sejak dosa manusia pertama dan air bah. Roh Allah itu membuat binatang yang makan satu sama lain, sekarang jadi teman. Juga Roh Allah membuat manusia, semua kejahatan ditebang sehingga muncullah kebaikan yang tidak terhitung banyaknya. Tunas itu adalah pemimpin yang menghakimi orang lemah dengan keadilan artinya orang lemah tidak lagi dibuat susah oleh orang yang kuat. Tunas itu membuat orang tertindas mengalami kejuj...

Pater Karel: Sri Sumarah yang Soemarah

Pater Karel: Sri Sumarah yang Soemarah Oleh: Steph Tupeng Witin Merenungi kematian seorang pendidik adalah membaca ulang tulisan-tulisan nuraninya yang ia hadirkan dalam keterbatasan dan kerapuhan manusiawi, namun terlampau agung ketika dikenang dalam lautan dan gelombang bahasa kasih. Tulisan ini saya dedikasikan untuk almarhum tercinta Pater Karel Kraeng, SVD, yang meninggal di RS Lela, Sikka, Selasa (13/7/2010) lalu. Sosoknya mungkin tidak terlalu banyak dikenal oleh publik bahasa dan sastra di NTT, namun anak-anak didiknya di lembah Seminari San Dominggo Hokeng yang kini tersebar di seluruh dunia telah merasakan. Banyak di antaranya yang menjadi pendidik, penulis dan jurnalis tidak akan pernah melupakan jasa-jasanya. Ia adalah guru bahasa dan sastra Indonesia yang mengenalkan apa itu sastra: dunia peradaban yang penuh nilai dan Bahasa Indonesia: jendela untuk membaca kekayaan panorama intelektual  dan khazanah budaya negeri ini. Almarhum berkarya dalam diam dan su...