SULIYONO DAN NAFSUNYA

SULIYONO DAN NAFSUNYA

Di Minggu yang kudus, Suliyono datang bagai kecanduan 
Ke ruang paling intim rumah Lidwina, tetangganya
Meneriakkan libido yang disuntikkan ke ubun-ubun
Entah di mana dan sudah berapa lama
Ia memelihara bidadari-bidadari di selangkangan 
Yang katanya hanya bisa disetubuhi setelah tidur yang panjang
Di atas ranjang langit ke tujuh

Ketika nurani telah mati karena impotensi
Dan hanya kelamin terorisme yang berereksi
Dihunuskannya nafsu dari sangkar ideologi
Merobek tenunan baju kasih, menebas tali tali toleransi
Suliyono terkapar oleh ejakulasi dini
Sebelum sempat menjumpai bidadari

Akh….Suliyono
Bagaimana mungkin kau bersetubuh dengan pedang
Karena itu membikin kekasihmu tak pernah tenang
Jangan biarkan jiwamu pergi sebelum mati
Oleh candu bidadari yang tak punya hati

Sarungkanlah pedangmu 
Dan bukan nuranimu

VL_13 Februari 2018
Foto: news.idntimes.com
 

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

DARI ANATOMI TUBUH KE ANATOMI JIWA - MEMBEDAH LUKA GEREJA

PUISI KELANA

Pater Karel: Sri Sumarah yang Soemarah