Kereta Sembilan Belas


KERETA SEMBILAN BELAS

Berjejal merebut kursi di gerbong delapan
Di laju kereta sembilan belas
Hampir penuh ditumpang gegas

Dua jam lagi perjalanan
Bertamasya ke ruang matamu yang lebam
Menimang malam-malam kelam

Sendiri mesti berjaga
Karena terkadang jarak berselisih waktu
Terlambat tak bisa kau rayu

Telah kosong di gerbong kelas bisnis
Tinggal iklan-iklan melekat
Mungkin pindah ke jalur cepat

Hanya kita terus bersungut
Pada derit roda yang macet
Terseret ke waktu yang lampau

Hanya kita yang terus merinding
Di jalan-jalan terjal tak dikenal
Menelan jarak hingga kekal

Bersama alam yang bergetar
Digilas rel dari masa ke masa
Hingga karatan di rumah tua


April 2017
VL
Bild-Quelle: http://hfaberblog.blogspot.de/2010/03/wie-geht-die-reise-mit-dem-zug-weiter.html

Comments

Popular posts from this blog

DARI ANATOMI TUBUH KE ANATOMI JIWA - MEMBEDAH LUKA GEREJA

PUISI KELANA

Pater Karel: Sri Sumarah yang Soemarah