Catatan untuk Julia


CATATAN UNTUK JULIA
Julia,
janganlah kau biarkan hatimu membatu apatisme
pada tebing-tebing waktu yang keras menantang hidup
Lembutkan segala yang kaku memadat,
tancap dan patahkan segala yang meruncing di jiwamu
Jangan kau tetaskan empedu di lekuk senyummu
di saat hidup kian terasa pahit untuk diteguk

Mari kita sentuhkan cawan, rayakan cinta dan kebersamaan
hingga tetes terakhir mengering di ujung lidah
Janganlah dirimu terus dikejutkan, apalagi menjadi pengecut,
di tengah hidup penuh misteri
hingga engkau terpental oleh spekulasi-spekulasi yang kau bangun sendiri
... ... ...
 VL

Comments

Popular posts from this blog

DARI ANATOMI TUBUH KE ANATOMI JIWA - MEMBEDAH LUKA GEREJA

PUISI KELANA

Pater Karel: Sri Sumarah yang Soemarah