Cipinang - Kepada BTP

CIPINANG
Kepada BTP

Di ruas-ruas matamu yang gelap
Kupenjarakan rinduku yang disetubuhi
Dengan mata tertutup
Terkapar di lorong-lorongmu pengap

Di langit-langit kepalamu bergemuruh takbir-halleluya
Kusarangkan angan-angan purba
Lama berkelana akrab dengan angin
Merayu mendung di sisa awan

Pada gerbang selangkangmu berlumut dusta
Kususup saja hingga ke lambungmu membuncit pita
Di bau sengat bertahun-tahun meradang
Meneguk empedu yang kau pecahkan di tenggorokan mengering
Lama menjerit nafsu syawat dikangkang

Engkau mendesah puas
Banyak yang sudah kau lacur
Selepas kau bacakan ayat-ayat mantra di mimbar dan pasar

Sementara banyak kekasih tercerai berai
Terdampar di pantai nasib yang sendiri-sendiri
Dan pemerkosaan ini kian buas di negeri

VL

Comments

Popular posts from this blog

DARI ANATOMI TUBUH KE ANATOMI JIWA - MEMBEDAH LUKA GEREJA

PUISI KELANA

Pater Karel: Sri Sumarah yang Soemarah